Ayat
ini merupakan celaan keras ketiga kepada Ahli Kitab karena mereka
mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan menyembunyikan
kebenaran padahal mereka mengetahuinya.
I'rab
Surah Ali 'Imran Ayat 71
|
Kata
|
Jenis
Kata
|
I'rab (Kedudukan)
|
Penjelasan
|
|
يَا
|
Huruf
Nidā'
|
Haraf
Nidā'
|
Huruf
panggilan, tidak memiliki kedudukan i'rab.
|
|
أَهْلَ
|
Isim
|
Manshub (Kedudukan Nashab)
|
Munādā (Mudhaf). Manshub karena Munādā
Mudhaf.
|
|
الْكِتَابِ
|
Isim
|
Majrur
|
Mudhaf
Ilaih bagi أَهْلَ.
|
|
لِمَ
|
Haraf + Isim
Istifhām
|
لِ adalah Haraf
Jarr. مَا adalah Isim
Istifhām. Alif-nya
dibuang.
|
Syibhul
jumlah fi
mahalli Jarr (mengapa). Muta'alliq (berhubungan)
dengan تَلْبِسُونَ.
|
|
تَلْبِسُونَ
|
Fi'il
Mudhāri'
|
Marfu' (Kedudukan Rafa')
|
Fi'il
Mudhāri'.
Tanda rafa'-nya tsubūt
an-nūn. وا adalah Fā'il.
|
|
الْحَقَّ
|
Isim
|
Manshub (Kedudukan Nashab)
|
Maf'ulun
Bih bagi تَلْبِسُونَ.
|
|
بِالْبَاطِلِ
|
Haraf + Isim
|
بِ adalah Haraf
Jarr. الْبَاطِلِ adalah Isim
Majrur.
|
Syibhul
jumlah yang muta'alliq dengan تَلْبِسُونَ (mencampur
kebenaran dengan kebatilan).
|
|
وَ
|
Huruf
'Athaf
|
Haraf
'Athf
|
Menghubungkan تَكْتُمُونَ dengan تَلْبِسُونَ.
|
|
تَكْتُمُونَ
|
Fi'il
Mudhāri'
|
Marfu' (Kedudukan Rafa')
|
Fi'il
Mudhāri'.
Tanda rafa'-nya tsubūt
an-nūn. وا adalah Fā'il.
|
|
الْحَقَّ
|
Isim
|
Manshub (Kedudukan Nashab)
|
Maf'ulun
Bih bagi تَكْتُمُونَ.
|
|
وَ
|
Huruf
Ḥāl
|
Wāw
Al-Ḥāliyyah
|
Menghubungkan
kalimat ini sebagai keterangan keadaan.
|
|
أَنتُمْ
|
Dhamir
Munfashil
|
Mabni
'Ala As-Sukun fi mahalli Rafa'
|
Mubtada'.
|
|
تَعْلَمُونَ
|
Fi'il
Mudhāri'
|
Marfu' (Kedudukan Rafa')
|
Fi'il
Mudhāri'.
Tanda rafa'-nya tsubūt
an-nūn. وا adalah Fā'il.
|
|
تَعْلَمُونَ
|
Jumlat
Fi'liyyah
|
Fi
mahalli Rafa'
|
Khabar bagi أَنتُمْ.
|
|
وَأَنتُمْ
تَعْلَمُونَ
|
Jumlat
Ismiyyah
|
Fi
mahalli Nashab
|
Ḥāl (Keterangan
Keadaan) bagi Ahli Kitab (padahal kalian mengetahui
kebenarannya).
|
📝
Catatan
Penting Mengenai I'rab:
Lāma
al-Istifhām (لِمَ): Seperti
pada ayat 70, ini adalah pertanyaan celaan yang sangat keras karena
mereka tidak hanya berbuat salah, tetapi juga melakukannya dengan
sadar dan sengaja mencampur adukkan (talbisūna)
dan menyembunyikan (taktumūna)
kebenaran.
Dua
Fi'il 'Athaf: تَلْبِسُونَ (mencampur)
dan تَكْتُمُونَ (menyembunyikan)
dihubungkan oleh Wāw
Al-'Athf,
menunjukkan bahwa dua perbuatan buruk ini dilakukan secara
bersamaan oleh mereka.
Wāw
Al-Ḥāliyyah: Keterangan
keadaan وَأَنتُمْ
تَعْلَمُونَ menekankan
kejahatan perbuatan mereka. Melakukan kejahatan saat tidak tahu
adalah salah, tetapi melakukannya padahal
mengetahui kebenaran
adalah kesalahan yang jauh lebih besar.